Entries by accura40

Mengatur Jarak baris Item di Preview Invoice

Bagaimana menentukan jarak baris setiap item di Preview Invoice, berikut ini langkah-langkah nya (Contoh form Sales Invoice): Setup | Form Template |  Sales Invoice, edit/double klik Template Name Sales Invoice yang mau disetting. Klik Design As Frf. Ditampilan Design As Frf, kita klik sekali di memo dengan variable [Item Description], lalu tekan F11 di Keyboard. […]

Jurnal Pajak Penghasilan (PPh psl 29)

Pengakuan Pajak Penghasilan dijurnal di Accurate dari Activities | General Ledger | Journal Voucher,  jurnal nya adalah : (Dr) Income Tax     xxxx      (Cr) PPh Psl 25      xxxx   (jika ada)      (Cr) PPh psl 29      xxxx Pada saat PPh psl 29(Hutang Pajak Penghasilan) mau disetor ke Pajak, buat Jurnal : (Dr) PPh psl 29        […]

Faktur Pajak Sederhana(FP yang Digunggung)-SPT111

Di SPT1111 terdapat Kolom Faktur Pajak yang Digunggung, kolom ini menggantikan Faktur Pajak Sederhana. Agar satu Faktur Penjualan masuk ke SPT dibagian Kolom Faktur Pajak yang digunggung yaitu Faktur Pajak tanpa identitas pembeli, nama dan tanda tangan penjual (oleh PKP pedagang eceran), maka di Daftar Customer(Pelanggan) dari List | Customer, untuk masing-masing Customer, isi dibagian […]

Ganti Tahun – Nomor Seri Faktur Pajak

Nomor Seri Faktur Pajak berganti tahun penomorannya mulai dari awal lagi. Yang kita lakukan di ACCURATE : Pada saat membuat Faktur Penjualan di awal tahun yang baru, Untuk field “Inv. Tax No” yang ada di bagian bawah invoice, ganti informasi : 2 digit tahunnya menjadi tahun yang baru 8 digit Nomor seri yang ada dibagian […]

PPh23

Berikut cara setting dan input PPh23 di transaksi Penjualan dan Pembelian. Baca selengkapnya.. (Available for v4) Sumber ACCURATE SOLUTION CENTER

Membulatkan nilai PPn

Setup | Preferences | Taxation, centang option “Number for Each Invoice”, lalu Decimal Places isi dengan angka 0. Settingan ini akan efek ditransaksi yang berikutnya kita buat. Untuk transaksi yang sudah pernah dibuat, jika mau mengikuti settingan diatas, langkah nya : Edit Invoice tsb dari List | Sales | Sales Invoice,  double klik baris Invoice […]

“Number For Each Invoice” di Preferences

Disini kita bisa menentukan berapa digit dibelakang koma yang kita inginkan untuk PPn 10% atas setiap invoice yang kita keluarkan. Misal kita mau PPn hanya 2 digit dibelakang koma saja, isi field ini dengan angka 2, maka hasil pembulatannya seperti contoh di bawah ini : PPn 10%= 379.988,5558, maka hasilnya 379.988,56 PPn 10%= 379.988,5548, maka […]

Perlakuan Piutang PPn untuk Customer Wajib Pungut(WAPU)

Untuk customer Wajib Pungut(Wapu), perlakuan input transaksi Penjualannya sama seperti kita input transaksi Penjualan kena pajak bukan pemungut. Yang harus dilakukan agar PPn tidak terhutang karena Customer setor sendiri ke pajak, pada saat Customer melunasi : Activities | Sales | Sales Received, pilih Customer lalu centang Faktur yang dimaksud Klik kanan di baris Faktur tsb […]

Pembelian Import dengan Bea Masuk Freight dan PPn Import

Berikut ini langkah-langkah input transaksi Pembelian Import berikut pencatatan Bea Masuk dan PPn Import nya : A. Purchase Invoice I (Tagihan Barang) Activities | Purchase | Purchase Invoice. Pilih Vendor yang sudah di set mata uang nya Mata Uang Asing, secara otomatis ACCURATE akan memunculkan informasi nilai tukar atau rate transaksi pembelian tsb, Silahkan tentukan […]

Input Saldo Awal Account Uang Muka Pembelian(Advance Purchase)

Bagaimana menginput Saldo Awal Account Uang Muka Pembelian : Buat Purchase Invoice dari Activities | Purchase | Purchase Invoice, atas Vendor yang dimaksud yang ada saldo awal Uang Muka. Isi Item dengan Item No. -1  Down Payment, Qty isi 1, Unit Price isi sebesar saldo awal Uang Muka. Save&Close. Buat Purchase Payment atas Faktur Pembelian […]